Rezim Sisi Buka Perlintasan Rafah Selama 2 Hari, Setelah 100 Hari Penutupan
![]() |
| Rezim Sisi Buka Perlintasan Rafah Selama 2 Hari, Setelah 100 Hari Penutupan |
Rezim Sisi Buka Perlintasan Rafah Selama 2 Hari, Setelah 100 Hari Penutupan. Kamis 3 Desember 2015, pemerintah Mesir mengumumkan membuka gerbang perlintasan Rafah selama 1 hari kedepan, setelah ditutup selama 100 hari lamanya oleh pemerintah kudeta militer.
Seperti dilansir dari pihak penyeberangan Mesir menjelaskan bahwa mereka telah melakukan koordinasi dengan pihak Palestina untuk membuka perlintasan Rafah hingga hari Jum’at (04/12) untuk kedua sisi, yang diperuntukan bagi pasien sakit, kasus kemanusiaan, pemegang visa tinggal di Mesir, baik bagi pekerja dalam negeri ataupun asing.
Perlu diketahui bahwa ini adalah pembukaan pertama perlintasan rafah setelah 100 hari lamanya ditutup oleh pemerintah kudeta militer Mesir. Terakhir dibukanya pintu perlintasan Rafah digunakan satu arah untuk masuknya obat-obatan, dan mereka yang akan kembali ke Gaza.
Perlu diketahui bahwa Rafah adalah satu-satunya akses bagi warga Palestina di Jalur Gaza untuk dapat berhubungan dengan dunia luar, setelah belasan pintu lainnya dikuasai Zionis Israel.
Akan tetapi sangat disayangkan semenjak digulingkannya Presiden Muhammad Mursi pada 3 Juli lalu, pemerintah baru di bawah komandan kudeta militer Abdel Fattah Sisi selalu menutup gerbang perlintasan Rafah, kecuali ada izin dari Zionis Israel untuk dibuka
