Uni Eropa Meminta Jerman Untuk Meninjau Kembali Kebijakan Peneriaman Pengungsi Dari Suriah
![]() |
| Uni Eropa Meminta Jerman Untuk Meninjau Kembali Kebijakan Peneriaman Pengungsi Dari Suriah |
Uni Eropa Meminta Jerman Untuk Meninjau Kembali Kebijakan Peneriaman Pengungsi Dari SuriahPresiden Dewan Eropa, Donald Tusk, meminta Kanselir Jerman, Angela Merkel, untuk meninjau kembali janji politiknya menerima semua pencari suaka Suriah di Jerman, setelah semakin memburuknya situasi di Suriah akibat kedatangan Rusia.
Permintaan ini dikatakan Donald Tusk, yang juga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Polandia, dalam wawancaranya dengan surat kabar Le Figaro, Prancis, pada hari Kamis (03/12) kemarin.
“Tahun 2015 sebagai tahun tersulit bagi Uni Eropa, dimana kami harus menghadapi 5 krisis sekaligus dalam 1 waktu. Dari krisis serius di Ukraina dan Yunani, krisis imigrasi dan terorisme, serta wacana Kerajaan Inggris yang berniat untuk keluar dari keanggotaan,” ujar Donald Tusk kepada Le Figaro.
Donald Tusk melanjutkan, “Perdana Menteri Turki, Ahmet Davutoglu, mengatakan bahwa negaranya tidak dapat menjamin berapa angka tertentu menjamin berkurangnya pencari suaka asal Suriah ke negara-negara Eropa,” mengacu pada kerjsama kedua belah pihak baru-baru ini dalam mengurasi arus pengungsian.
Sementara itu mengenai kehadiran Rusia untuk mendukung rezim Syiah Bashar Al Assad di Suriah, Tusk yakin bahwa 90% serangan udara yang di lancarkan militer Moskow tidak mengenai milisi Negara Islam, melainkan kelompok-kelompok pejuang Suriah lainnya yang ingin menggulingkan Assad
