Meski Dekat dengan Cawalkot, Penangkapan Dewan Nyabu Tidak Politis

Meski Dekat dengan Cawalkot, Penangkapan Dewan Nyabu Tidak Politis

Meski Dekat dengan Cawalkot, Penangkapan Dewan Nyabu Tidak Politis
Meski Dekat dengan Cawalkot, Penangkapan Dewan Nyabu Tidak Politis
SURABAYA - Anggota DPRD Kota Pasuruan, Indra Iskandar ditangkap di sebuah hotel di Surabaya pada 18 November 2015. Penangkapan pria 28 tahun itu disertai dengan barang bukti 1,7 gram sabu dan bong.

Ketua Gerakan Anti-Narkotika (Granat) Surabaya, Arie S Tyawatie, menilai, penangkapan Indra tidak ada sangkutpautnya dengan politik meski ia berhubungan erat dengan salah satu calon Wali Kota Pasuruan.

"Jangan kaitan dengan politik, enggak ada hubungannya. Penangkapan itu karena kesigapan dari aparat kepolisian yang menjadi preseden buruk bagi institusi wakil rakyat," katanya,Senin (23/11/2015).

Kata Arie, penyalahgunaan narkoba saat ini sudah mendera segala lapisan masyarakat. Tidak hanya masyarakat biasa, pejabat, bahkan aparat penegak hukum sendiri pun terjerat.

Sehingga menurutnya, perlu tindakan tegas dari aparat penegak hukum untuk meredam potensi meluasnya penggunaan narkoba. "Sikap tegas ini perlu agar tidak terulang lagi. Penegakan hukum juga harus dilaksanakan dengan tegas," pungkasnya.

Penangkapan Indra merupakan pengembangan dari penangkapan dua model majalah dewasa berinisia SA dan CD. Keduanya ditangkap pada Rabu 18 November pagi bersama barang bukti ekstasi. Mereka mengaku memperoleh barang itu dari Indra.

(ris)